Alkisah suatu hari terjadi hal seperti ini :

Buat saya yang sangat awam, saya hanya berpikir itu pasti hanya masalah algoritma pencarian Google.
Toh di suatu waktu yang dulu pun, Mr Google juga pernah mempecundangi saya dengan hal yang serupa. Saat itu bahkan lebih menyakitkan hati *drama queen*. Bagaimana tidak? Saya yang saat itu mencari informasi tentang “XPERIA” justru muncul tulisan “Mungkin maksud anda “pria” ” Haa?? Yaaa…. silahkan kalian tertawa. Sayang sekali screen shoot itu sudah hilang. Daaaann… saat saya mengulangi pencarian dengan kata yang sama saat ini, Mr. Google tidak mensuggest saya lagi kok … hehehe
Bisa saja saya berasumsi seperti di atas, bahwa suggest yang dilakukan Google semata hanya karna masalah algoritma saja. Namun, berhubung kemarin saya baru saja menonton film berjudul Wag The Dog , maka saya pun memaklumi kenapa beberapa pihak kemudian meributkan masalah pengalihan hasil pencarian Google dengan keyword “KEBAIKAN SBY” menjadi “KEBURUKAN SBY”. Beberapa kemudian berasumsi bahwa mgk saja ada rekayasa. Yaaa… di film Wag The Dog itu memang mengisahkan bagaimana kekuatan pencitraan media itu bisa menggiring opini publik sekalipun kearah opini yang diinginkan oleh tim humas sekalipun menghalalkan segala cara termasuk rekayasa berita paling konyol sekalipun demi sesuatu yang dinamakan PENCITRAAN.
Tapi untung saja “Kebaikan tri ahyani” tidak serta merta menjadi “keburukan tri ahyani”.
Bagaimana dengan Anda? Silahkan mencobanya sendiri…
Yaaa memang hanya Mr. Google yang bisa melakukannya…
